National Spiritual Shower
SSG Denpasar mendapat kehormatan menyelanggarakan seminar nasional dengan pembicara tamu Bro Jagadeesan dan sister Geeta Mohan Ram. Sister Geeta Mohan Ram merupakan devotee yang kehidupannya sangat dekat dengan Sathya Sai Baba. Sebenarnya beberapa negara telah mengundang beliau seperti : Malaysia, Thailand, Singapura dan Indonesia namun ketika beliau bertanya pada Sathya Sai Baba maka Svami menyuruh untuk datang ke Indonesia saja. Ini merupakan suatu anugrah dan cinta kasih Svami pada Devotee Beliau di Indonesia. Lewat Sister Geeta, Svami menyampaikan pesan ” aku selalu mengasihimu, aku selalu mendampingimu, aku ada didalam dirimu “
Kelurga Sister Geeta merupakan keluarga yang sangat dekat kehidupannya dengan Svami. Diceritakan bagaimana perjuangan Kakek beliau tahun 1940 an untuk mencapai Puttaparthi, dari Bangalore ke Puttaparthi membutuhkan waktu yang sangat lama dan banyak tantangan untuk mencapai Puttaparthi. Namun uniknya saat itu Svami sendiri yang menyambut para Bhaktanya yang baru datang karena waktu itu Bhakta masih sedikit tidak seperti sekarang. Karena bhaktinya pada Svami maka Svamilah yang mengatur kehidupan mereka, kedua orang tua Sist Geeta dan Sist. Geeta sendiri, Svamilah yang menunjuk calon mempelai dan pernikahannya (dalam spiritual tidak ada masa pacaran). Banyak sekali pengalaman beliau dengan Svami namun karena terterbatasan waktu maka hanya beberapa yang beliau ceritakan. Cerita dan pengalaman beliau dengan Svami membuat kita larut dalam devotion, ingatan ke Beliau dan kedekatan dengan Beliau.
Bro Jagadeesan sebelumnya sudah pernah datang ke Indonesia dan juga ke Bali, beliau juga merupakan Devotee yang dekat dengan Swami. Beliau merupakan pembicara piritual yang sering diundang diberbagai negara. Bro Jagadeesan bercerita pengalamannya anti terhadap Svami sebelum menjadi devotee dan atheis. Walaupun waktu itu beliau tidak tersentuh ajaran spiritual namun ada hal positip yang dapat menjadikan pelajaran kita adalah “menyenangkan Ibu“. Beliau menganggap Ibunya seperti Tuhan, “Greatest Temple” sehingga karena berkat dari seorang Ibu maka Bro Jagadeesan waktu itu sangat sukses dan terkenal secara duniawi.
Pada sesi ke 2 Bro Jaga membicarakan tentang ” Sathya Sai Avatar : His Legacy”, yang menjadi pertanyaanya adalah bagaimana 20 tahun atau 30 tahun setelah Svami tidak didunia ini secara pisik. Para Guru Guru Agung seperti Sidartha Gautama, Yesus, Nabi Muhammad dan lainnya meninggalkan ajaran dan murid muridnya yang dapat dikenal sampai saat ini namun bagaimana Sathya Sai Avatar legacy ? ini memberikan tantangan bagi kita para devoteeNya karena masa ini Svami telah mengatakan “hidupmu adalah pesanKU”. Bro Jaga memfocuskan pada hal ini, sampai beberapa waktu yang lalu beliau menyerahkan tulisan mengenai hal ini ke hapan Svami. Karena Sai Organisasi merupakan oragnisasi dengan tujuan kasih secara murni, tidak ada motif dan tanpa pamrih maka di Malaysia Organisasi Sai ini diakui secara national. Di Fiji oraganisasi ini sempat mendapat penghargaan dari Parlemen dan Perdana Menterinya karena perannya dalam pelayanan orang orang miskin dan cacat.
Bro Jaga juga sempat diundang ke USA sewaktu Bill Clinton menjabat sebagai Presiden USA. Bro Jaga saat itu diundang sebagai pembicara utama di Aula Gedung Bill Clinton dalam Interfaith agama agama sedunia. Bro Jaga menginspirasi Bali dan Indonesia untuk melakukan sesuatu dan diakui masyarakat, jangan sampai organisasi ini seperti LSM atau NGO lainnya dan tidak mempunyai nilai lebih.
Photo lainnya klik disini