Archive for April, 2011

Sri Sathya Sai Maha Samadhi

Pada tanggal 24 April 2011 pukul 7:40 pagi waktu india, Bhagawan Sri Sathya Sai Baba meninggalkan tubuh fisik Beliau dan tidak lagi hadir secara pisik didunia ini. Walaupun berulang kali dalam wacana beliau menyebutkan bahwa Beliau adalah “bukan badan fisik ” namun secara manusiawi kami tetap merasa kehilangan Ayah-Ibu (spiritual) kami didunia ini. Sebagai bentuk bakthi dan penghormatan, SSG Denpasar mulai tanggal 24 April mengadakan Bhajan dari sore hari sampai malam. Pengurus SSGI juga hadir memberikan inspirasi, masukan, bimbingan dan pengumuman terbaru dari Puttaparthi.

Tanggal 25  April  Bhajan dimulai pukul 6 sore dan berakhir pukul 10 malam,
Tanggal 26 April Bhajan diperpanjang yaitu dari sore hari pukul 6 sampai pukul 12 malam, banyak youth mekemit/tidur di Sai Center untuk melanjutkan doa keesokan harinya.

Tanggal 27 April 2011 dimana hari disemayamkannya Swami, kami SSG Denpasar  melakuakn doa mulai pukul 5 pagi, dimulai dengan Suprabatham, Bhajan dan Homa Yadnya. Pukul 7.30 mulai Menchantingkan Sai Gayatri sampai dengan Pukul 2 siang.
Pada hari ini diBali kebetulan merupakan hari libur karena perayaan hari Pagerwesi yang diartikan sebagai Hari Guru, sehingga Banyak sekali Devotee yang datang dalam kegiatan doa ini. Sambil mencantingkan Sai Gayatri kami menonton vidio live disemayamkannya Swami langsung dari Puttaparthi  melalui internet.
Dalam rangkaian Maha Samadhinya Swami, SSG Denpasar mengadakan Bhajan berturut turut selama 11 hari berakhir tanggal 8 mei 2011.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Doa Untuk Swami

SSG Denpasar mengadakan Bhajan selama 3 hari berturut-turut mulai tanggal 16 April, 17 April dan 18 April 2011 , kegiatan ini dilaksanakan atas imbauan untuk seluruh Organisasi Sai diseluruh dunia untuk  mendoakan Swami agar Beliau menyembuhkan sendiri tubuh fisik Beliau.
Pada tanggal 16 April kegiatan dimulai pada pukul 5 sore diawali dengan puja Ganesha dan dilanjutkan dengan Bhajan sampai pagi pukul 4.
Pada hari minggu tanggal 17 April, kegiatan doa untuk Swami dibagi dua karena berbarengan dengan Bulan Purnama penuh yaitu Bhajan dan Agni Hotra/Homa. Kedua kegiatan berlangsung sampai pukul 10 malam.
Pada hari senin, 18 April bhajan dimulai pukul 5 sore dan ditutup pukul 10 malam.

“Kami yang terbatas  tidak mampu memahami fenomena/misteri-Mu, kami sebagai anakMu hanya mampu  berdoa  semoga Engkau menyembuhkan tubuh pisikMu” .

Semoga Beliau pulih kembali kesehatannya dan kembali dapat memberikan Dharsan.

 

 

 

 

 

© SSG Denpasar, All Rights Reserved.