NATIONAL SAI CONVENTION & EXHIBITION

Jadwal :
Minggu, 30 Agustus 2009.
Pukul 05.00-05.45 ( Suprabhatam)
Pukul 05.45-06.30 Golden Hours
Pukul 06.30-08.30 MCK & Breakfast
Pukul 08.30-09.00 Bhajan
Pukul 09.00-13.45 Session 2, pembicara Bro M Kumar Sigh, DR. Ravindram and Sis. Viji
Pukul 14.00-14.45 Proyek Inspiratif oleh Suwitra/Alit
Pukul 14.45-15.15 Perumusan Deklarasi oleh masing-masing SSG
Pukul 15.15-15.30 Break
Pukul 15.30-16.00 Apresiasi
Pukul 16.00-16.00 Upacara penutupan
Pukul 16.30-selesai Informal
Acara hari ini dimulai dengan sambutan tarian dari adik-adik kita Balvikas. Pembicara sesi kali ini adalah Bro M Kumar Sigh dari Thailand, DR. Ravindran dan Sis Viji dan Bro Suwitra.

Dr. Ravindram

Dr. Vijayaleksmy Ravindran
Bro M Kumar Sigh membicarakan tema ” My work is my blessing”. Beliau membicarakan tentang :
- Kebulatan tekad , cerita Dasarath Manjht
Untuk melakukan pekerjaan Swami kita harus memiliki kebulatan tekad seperti cerita Dasarath Manjht. Diceritakan Dasarath Manjht di India dengan tekadnya dia mampu melakukan pekerjaan membuat jalan pintas dengan menembus bukit, dia melakukan pekerjaannya selama 22 tahun tanpa henti dengan peralatan sederhana. Apa yang dibilang mustahil ternyata dengan kebulatan tekad menjadi tidak mustahil seperti cerita Dasarath Manjht. - Cerita Jeni.
Diceritakan Jeni menginginkan kalung yang disukainya kemudian bapaknya membelikannya. Suatu kebiasaan sebelum tidur bapaknya menanyakan kepada jeni apakah Jeni mencintai Bapak ?, Jeni berkata ya kemudian bapaknya bertanya lagi bolehkan bapak meminta kalung yang kamu miliki ? Jeni berkata jangan ayah, ayah boleh meminta mainan yang lain tetapi jangan kalung ini. Hari berikutnya ayahnya bertanya seperti itu namun jawabannya sama. Namun suatu saat Jeni menyerahkan sendiri kepada ayahnya kalung yang disukainya kepada ayahnya. ayahnya memeluk Jeni dan berkata ” Jeni, ayah telah menyiapkan pengganti kalung namun namun selama ini engkau tidak mau melepaskan kalung yang menempel dilehermu, ayahnya memberikan kalung berlian yang jauh lebih indah, selama ini ayahnya menyimpan kalung ini.
Analogi cerita ini adalah Kita begitu melekat erat dengan harta benda kita,keinginan kita pada harta duniawi serta negatifitas, selama ini tanpa kita sadari Swami telah menyiapkan harta benda yang jauh lebih berharga dari yang kita miliki sekarang ini.
Dr. Ravindran dalam sesi kali ini membicarakan tentang Organisasi dan konflik yang terjadi di organisasi.
- Yang terpenting adalah pekerjaan, ketulusan hati dan jangan membandingkan center yang satu dengan yang lainnya. Setiap Center mempunyai kapasitas tertentu dan keunikan.
Contoh cerita Sri Rama : peran tikus didalam membangun jembatan menuju kerajaan Rahwana.
Contoh cerita Murid Swami yang menyumbang 100 Rupee ( satu batu bata kecil ) dalam pembangunan Rumah Sakit Sai Superhospitality - Janganlah pergi ke tempat umum untuk meminta sumbangan dalam kegiatan Sai.
- Konflik akan menimbulkan ketidakharmonisan. Konflik akan menimbulkan kemarahan, kemudian mengarah pada perasaan getir dan memuncak pada kebenciaan. Didalam Organisasi Sai konflik bisa saja terjadi namun jangan sampai mengarah pada kemarahan dan kebencian. Organisasi Sai adalah tempatnya LOVE, semua harus berinstrospeksi dan mengarah kepada saling pengertian.
- Sebagai contoh dalam setiap bhajan kita jangan pernah membandingkan penyanyi yang satu dengan penyanyi yang lain. Yang terpenting adalah hati. Sebagai contoh baru-baru ini terjadi tahun 2009 pada Guru Purnima Baba memanggil seorang gadis sederhana dari nepal waktu Bhajan pada saat Swami Dharsan. Gadis ini takut jangan-jangan dipanggil Swami karena suaranya jelek, namun Swami tahu akan Bhakti/Bhava gadis ini sewaktu bhajan dan memberikan hadiah kalung.
Dr. Vijayaleksmy Ravindram membicarakan tema “Visi untuk abad ke -21″. Kita telah melalui 1/10 dari abad 21. Sebelum tahun 2000 banyak terjadi kekhawatiran diseluruh dunia, banyak orang memprediksi di tahun 2000 nanti akan banyak terjadi kekacauan dan kehancuran sampai Student Swami di Putaparthi ikut khawatir. Student ini suatu saat pernah bertanya pada Swami apakah benar di tahun 2000 an dunia akan mengalami kekacauan dan kehancuran. Swami berkata ” Jika Swami ada hal itu tidak terjadi”.
DEVINE DECLARATION : 20/11/1998 :
” Seluruh dunia ini bakal bertransformasi menjadi Organisasi Sathya Sai dan Sathya Sai akan hadir dalam hati semuanya”
- Ini adalah tantangan dan pekerjaan besar, seperti yang di katakan Dr. Suresh, Organisasi adalah Botol dan ajaran Swami adalah airnya. Maka dapat dibayangkan berapa besarnya botol dan kuatnya botol yang dibutuhkan agar bisa menampung dan menuangkan ajaran Swami di seluruh dunia. Oragnisasi Sai Harus kuat agar bisa menuangkan ajaran Swami keseluruh dunia.
- Swami pernah mengatakan bahwa berkas cahaya sudah ada yaitu manusia baru.
- Ciri-ciri manusia masa lalu :
menikamati filom horor, film kekerasan, membaca koran yang berbau kekerasan, main game, hiburan film dll. - Manusia Baru/ manusia modern adalah hidup dalam cinta kasih, manusia baru bukan bersifat statis, tetapi hidup mengalir penuh dengan cinta.
Manusia Baru/modern mengalir bersama dengan kehidupan ini, oleh sebab itu orang tersebut tidak takut terhadap hal-hal yang tidak pasti (Uncertainless)
Inilah yang dikatakan oleh Swami ” CINTAILAH KETIDAKPASTIAN-KU” ( Love My Uncertainty).
Mari kita nikmati ketidakpastian ini sehingga pikiran kita menjadi tenang dan damai setiap saat. - Swami berkata PekerjaanKu adalah RahmatKu”
Pekerjaan Swami adalah ramhat bagi kita yang mengerjakannya.“Tidak ada pekerjaan mu itu adalah pekerjaan Baba dan tidak ada istilah pekerjaan ku”
apapun yang engkau kerjakan itu adalah pekerjaan Baba ….. ini adalah Transformasi…lama kelamaan kesadaran kita akan meningkat sehingga suatu saat apapun yang aku lakukan adalah Pekerjaan Baba
- Bhgawan adalah kesadaran tertinggi, secara singkat dapat dikatakan bahwa setiap Bhakta Sai perlu menjadi perwujudan dari Bhagawan Sri Sathya Sai sendiri.
Jika kita mencintai Bhagawan sepenuh hati dan mempersilakan beliau sebagai pendamping kita selam 24 jam dan mefigurkan diri kita ke Beliau maka lambat laun kita akan menjadi Bhagawan sendiri. Jangan berpikir saya akan menjadi Swami besok, transformasi harus sekarang dan saat ini juga. Saat ini adalah hadiah sekarang adalah waktunya.

Bro Suwitra & Korwil

Bro Alit, Sis Putu, Bro Wayan & Anak-anak jalanan ( Proyek Inspiratif)

Makan siang di areal SD Sathya Sai
Hari ini SSG Denpasar juga mengadakan acara Donor darah bekerja sama dengan PMI Rumah Sakit Umum Sanglah. Di SD Sathya Sai pagi hari adik-adik kita Balvikas juga mengadakan kegiatan lomba menggambar.

Donor Darah

Peragaan Hasil Lomba Menggambar












